Kolom adalah ruang gagasan. Di sini tersaji pandangan para kiai, cendekia, dan pemerhati pesantren mengenai isu keagamaan, pendidikan, sosial, serta refleksi kebangsaan. Setiap tulisan menjadi jendela pemikiran pesantren yang santun, argumentatif, dan mengakar pada tradisi keilmuan.












Ibn Rushd dalam Faṣl al-Maqāl menjelaskan bahwa bila seorang faqih saja terbiasa melakukan ta’wīl ketika menghadapi nash yang tampak berlawanan dengan kaidah umum syariat, maka ahli demonstrasi—mereka yang menguasai bukti-bukti

Dalam pembahasan tentang keadilan dan keutamaannya, Imam al-Raghib al-Isfahani dalam al-Dharī‘ah ilā Makārim al-Syarī‘ah menjelaskan bahwa kata ‘adl secara bahasa mengandung makna “kesetaraan”. Kata ini selalu dipahami melalui relasinya dengan

Dalam pembahasan tentang jenis-jenis akhlak, Imam al-Mawardi dalam Tashīl al-Naẓar wa Ta‘jīl al-Ẓafar membagi akhlak manusia menjadi dua kategori besar. Pertama, akhlak fitri—sifat bawaan yang telah menjadi tabiat seseorang sejak

Dalam salah satu fasal, Imam al-Ghazali menggambarkan golongan yang tertipu oleh sedikit amal baik yang mereka miliki, sementara dosa-dosa mereka jauh lebih banyak. Mereka beribadah, namun juga bergelimang maksiat; namun

Dalam pembahasan adab imam dan makmum, Imam al-Ghazali dalam Bidayah al-Hidayah menegaskan bahwa seorang imam hendaknya menjaga salat agar tetap ringan dan tidak memberatkan jamaah. Ia mengutip kesaksian Anas ibn

Dalam Tatimmah Shiwan al-Hikmah, Zahiruddin al-Bayhaqi menyinggung perjalanan pemikiran dan interaksinya dengan Imam al-Shahrastani, seorang tokoh besar yang dikenal karena karya-karyanya yang melampaui dua puluh jilid. Di antara karyanya yang






Terhubunglah dengan ragam kabar, kegiatan, dan inspirasi dunia pesantren di Banten. Melalui kanal resmi FSPP Banten, Anda dapat mengikuti update terbaru, dokumentasi kegiatan, serta narasi-narasi kepesantrenan yang memperkuat silaturahim.